Sudah sering kita mendengar ataupun membaca melalui media online maupun offline tentang dunia internet. Ada dua kubu besar yang berada dibaliknya. Kubu pertama mengatakan bahwa internet telah memberi peluang besar bagi keberhasilan hidupnya, baik secara finansial maupun nonfinancial. Banyak orang telah mendapatkan limpahan rejeki yang luar biasa dari dunia internet. Banyak orang telah berhasil mengembangkan pola pikir, mendapatkan informasi yang berharga tentang permasalahan yang dihadapi dan menemukan solusinya. Bahkan ada orang yang menemukan jalan kesembuhanya dari penyakit yang telah dideritanya bertahun-tahun melalui informasi dari internet. Tentu masih banyak lagi hal-hal positif yang lainnya.
Kubu kedua yang berhadapan langsung dengan apa yang sudah disampaikan diatas adalah sorotan negatif. Di internet banyak penipuan, banyak kebohongan yang telah dilakukan orang melalui tehnologi internet. Bisnis internet banyak yang scam, banyak orang memanfaatkan keterbatasan orang lain dengan bisnis online yang ujung-ujungnya kabur setelah mengumpulkan banyak uang.
Ya, kedua hal diatas akan selalu mewarnai dunia internet dan menurut saya kedua pandangan diatas adalah benar. Informasi yang benar dan salah di internet jumlahnya sama besar. Antara yang menipu dan menolong jumlahnya sebanding. so, bagaimana menyikapinya? Jawabanya Pola pikir.
Format dulu pola pikir. karena hanya dengan itu belantara bisnis internet bisa dijalani. Pola pikirnya harus bagaimana?
1. Harus mau belajar
Untuk bisa menjalakan bisnis internet,layaknya kehidupan, kita harus mau menjalani prosesnya. Belajar alah hal utama yang harus dilakukan.
2. Harus mau Praktek
Setelah belajar tentang internet marketing, tidak boleh cukup puas dengan hanya paham atau mengerti. Hukumnya wajib untuk dipraktekkan. Percuma belajar banyak kalau tidak pernah dipraktekkan. Belajarlah seperlunya lalu praktekkan. Setahap demi setahap lakukan apa yang sudah dipelajari. Dengan praktek yang pasti ditemui adalah kendala atau masalah. Justru dari masalah - masalah yang ditemui pada saat praktek itulah apa yang sedang dipelajari akan makin berkembang dan melekat di otak sepanjang masa. "Lakukan saja" seperti yang sering kita dengar dari dedengkotnya entrepreneur Bob Sadino.
3. Harus fokus pada tujuan
Fokus menjadi kata kunci ketika kita ingin mencapai suatu tujuan. Seringkali ketika sedang mempelajari sesuatu atau mempraktekan sesuatu kita akan mendapatkan tawaran atau informasi yang begitu banyak yang justru akan membuat kita overload. Semua ditampung, semua pengen dikerjakan, lalu yang ini tidak selesai yang itu tidak selesai dan akhirnya kita justru tidak kemana-mana. So, fokus, fokus, fokus.
4. Harus Siap Mandiri
Ketika sudah menetapkan tujuan, belajar, praktek, dan fokus, yang hasu disadari adalah pentingnya semangat kemandirian. Menjadi netpreneur harus siap berhadapan langsung dengan benda yang nggak bisa bergerak kecuali ada perintah. Tidak akan ada satu link-pun yang akan terbuka ketika pikiran kita yang sudah terfokus tidak kita arahkan ke arah yang benar sesuai tujuan. Banyak informasi diinternet yang menuntut kita sendiri yang melakukannya. tidak terkecuali ketika kita memutuskan untuk menjalankan bisnis internertet baik yang berbasis pada hobby atau keahlian sendiri maupun dengan cara menjual produk orang lain.
5. Harus siap bangkit
Setiap orang yang ingin sukses dalam bidang apapun harus memiliki semangat untuk selalu bangkit dari setiap kegagalan. Kita tidak hanya perlu siap untuk menghadapi kegagalan, tetapi jauh lebih penting daripada itu adalah kesiapan untuk bangkit kembali. Kalau kita hanya siap menhadapi kegagalan maka kita bisa lupa atau melupakan tujuan yang sudah dibuat. Seperti analog bayi yang ingin berjalan, berapa kalipun dia terjatuh dia akan terus bangkit untuk terus berusaha bisa berjalan. Maka sebagai netpreneur kita harus mau belajar pada bayi.